26 Organisasi Relawan Diklaim Dukung Gibran di Pilkada Solo

Jakarta, CNN Indonesia — Sebanyak 26 organisasi relawan diklaim siap mendukung putra sulung Presiden Joko Widodo. Gibran Rakabuming Raka, maju dalam Pilkada Solo 2020.

“Puluhan organisasi relawan itu, simpul jaringan yang tergabung di bawah kendali induk relawan Kagege,” kata Juru bicara Kagege Imelda Yuniati, Selasa (26/11) di Surakarta seperti dilansir dari Antara.

Menurutnya semua relawan pendukung Gibran yang tergabung dalam induk Kagege berasal dari berbagai kalangan. Pihaknya membiarkan mereka berkreasi sendiri dalam mendukung Gibran.

Organisasi relawan pendukung Gibran itu antara lain Sinergi Milenial For Gibran (Smaile 4G), Jaringan Kemandirian Nasional (JKN), Jaringan Makmur Nusantara (JMN), JKC 4 G, Macan Lawu, Srikandi Nusantara, STMJ 4 G, dan JC 4 G.
Lihat juga: Sohibul Persilakan PKS Solo Usulkan Gibran di Pilwalkot

Ada pula Solo Mogel, Solsel 4 G, Bara JP, Josmart 4G, Sojo 4, RMI 4 G. Masdjo 4G, Soloslank 4G, Kimuds, Kombats, Forsil 4G, Mitra 4G, TJ 4G, Komunitas Becak 4G, RNJ 4G, IMA 4G, Teman Ngopi Gibran, dan PPMS.

Menurut Koordinator relawan Smaile 4G Imron Supomo, relawan Smaile 4G tersebut bagian dari organisasi pendukung Gibran di Pilkada Surakarta 2020.

Relawan Smaile 4G tersebut, kata dia, tidak jauh bebeda dengan relawan pendukung Gibran yang sebelumnya telah berdiri. Segmen relawan Smaile 4G ini membidik anak muda. Kepengurusan Smaile 4G juga didominasi kaum melenial.

“Kami setelah deklarasi relawan Smaile 4G langsung merapatkan barisan untuk melakukan konsolidasi dan menyusun agenda kegiatan untuk mendukung Gubran,” kata Imron.

Sebelumnya, Gibran menyatakan kesediaan maju sebagai calon wali kota Solo dalam Pilkada Serentak 2020. Bahkan Gibran mendaftar masuk menjadi kader PDIP dan sowan ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan nasib pencalonan Gibran ada di tangan Megawati. Ia menjelaskan PDIP punya mekanisme penjaringan dalam pencalonan kepala daerah yang dimulai dari survei kandidat hingga pemetaan politik.

sumber : cnnindonesia.com