Aktor Kris Hatta Hadapi Sidang Putusan Kasus Penganiayaan Sore Ini

LIGAPEDIA – Aktor Krisdian Topo Khuhatta alias Kriss Hatta akan menghadapi sidang vonis atas kasus penganiayaan hari ini. Sidang putusan akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Iya betul hari ini putusan di PN Jaksel sekitar pukul 15.00 WIB,” kata pengacara Kris Hatta, Denny Lubis saat dikonfirmasi, Selasa (10/12/2019).

Denny berharap kliennya segera dibebaskan. Dia juga berharap agar hakim memutus kliennya dengan pidana ringan.

“Harapan kita, 2 hal pertama menyatakan tindakan ini kontra, bukan tindakan pidana dan ada pemaafnya karena kondisi pada aaat itu dalam kondisi terdesak, membela kalau dalam hukum namanya bela paksa, atas kondisi Rahel pacarnya yang digoda dan diganggui,” ucapnya.

“Kedua, kalaupun ini dianggap satu tindak pidana maka ini adalah tindak pidana yang dimaksud Pasal 352, yaitu pidana ringan sesuai hasil visum dan keterangan saksi ahli, kalau (Pasal) 352 itu maksimal 3 bulan hukuman dan artinya Kris Hatta karena sudah menjalani hukuman, maka harus bebas,” tambah Denny.

Sebelumnya, Kris Hatta dituntut 10 bulan penjara terkait kasus penganiayaan. Jaksa menyebut Kriss bersalah melakukan penganiayaan terhadap Anthony di kelab malam.

Jaksa meyakini Kriss terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur diancam pidana Pasal 351 ayat 1 KUHP. Kriss dituntut 10 bulan penjara.

Kasus bermula pada 7 April, ketika Kriss bersama pacarnya, Rahelly Alia, mendatangi kelab malam di daerah Jaksel pada 7 April sekitar pukul 01.00 WIB. Kedatangannya untuk menemui temannya bernama Manda.

Kemudian, Anthony datang bersama temannya ke klub malam yang sama pada pukul 02.00 WIB. Sesampai di klub malam tersebut, Anthony mendatangi meja VIP yang di situ terdapat terdakwa bersama Alia dan Manda.

Sesampai di meja tersebut, tiba-tiba teman Anthony langsung memegang pundak Rahelly Alia mengajak untuk berkenalan. Melihat hal tersebut, Kriss tidak senang dan mendorong teman Anthony.

Menyaksikan tindakan Anthony, Kriss Hatta merasa terancam karena awalnya dia memegang gelas di tangan kanan dan memindahkannya ke tangan kiri. Setelah itu, terdakwa langsung memukul Anthony menggunakan tangan kanan yang diarahkan ke mukanya satu kali.

Akibat pemukulan tersebut, Anthony mengalami rasa sakit hingga mengeluarkan darah. Dari hasil visum terhadap Anthony, ditemukan pergeseran pada sekat rongga hidung, memar, serta pembengkakan dan nyeri tekan pada hidung akibat kekerasan benda tumpul.

SUMBER : Detik.com