Heboh Anggaran Aneh DKI, Anies: Jika Salah Dikoreksi, Bukan Diramaikan

LIGAPEDIA – Beberapa hari terakhir rencana anggaran DKI tahun 2020 menjadi sorotan publik karena ada beberapa anggaran yang dianggap salah atau aneh. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat tidak meramaikan anggaran aneh itu.

Awalnya, Anies membenarkan sistem anggaran Pemprov DKI itu sering mengalami masalah. Anies menjelaskan masalah itu berupa kesalahan input staf.

“Di dalam sebuah organisasi selalu ada yang rajin, kurang rajin, ada yang tidak rajin. Ada yang jujur, ada yang kurang jujur, ada yang tidak jujur. Sistem yang dibuat itu harus berfungsi menaklukkan semua, sehingga harus rajin, harus jujur,” katanya.

Oleh karena itu, Anies mengatakan perlu adanya perubahan sistem anggaran digital Pemprov DKI untuk meminimalisir masalah di anggaran. Ia menyebut kesalahan anggaran ini sudah sering terjadi sejak tahun sebelumnya.

“Dan kita mengetahui ini sejak tahun lalu,” katanya.

Ia pun meminta peran aktif masyarakat dalam mengawasi anggaran DKI. Anies mengimbau agar masyarakat membantu mengoreksi kerja Pemprov DKI dengan cara mengoreksi bukan meramaikan masalah itu.

“Tapi ya itu tadi, kami ini di pemerintah, kalau ada masalah ya dikoreksi, perbaiki. Bukan diramaikan, insya Allah akan segera beres,” pungkasnya.

SUMBER : Detik.com