Lega! Akhirnya Para Bumil Ini Bisa Vaksin COVID-19

Para ibu hamil (Bumil) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mulai mendapatkan vaksin COVID-19. Mereka mengungkapkan kegembiraannya telah memperoleh vaksin yang telah ditunggu-tunggu itu.
“Dengan adanya vaksin ini tentunya ayem saya. Senang,” kata Vita Firdiany, warga Boyolali Kota, ditemui usai mengikuti vaksinasi COVID-19 di gedung Panti Marhaen, Boyolali, Selasa (24/8/2021).

Usia kehamilannya saat ini sudah 30 minggu dan merupakan kehamilan anak ketiga. Berbagai informasi tentang ibu hamil termasuk kelompok rentan jika terkena virus Corona, membuatnya khawatir. Pasalnya, banyak informasi ibu hamil rawan dan berbahaya jika terpapar virus Corona. Dia pun menunggu-nunggu kapan ibu hamil bisa memperoleh vaksin COVID-19 tersebut.

Hal senada dikatakan ibu hamil lainnya, Tri Tungga Dewi (25) warga Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Boyolali. Usia kehamilan anak pertamanya itu saat ini sudah menginjak 23 minggu.

Dia juga mengaku khawatir dengan kehamilannya di masa pandemi Corona ini. Sehingga Tri Tungga Dewi menunggu bisa mendapatkan vaksin COVID-19
Tentu ada kekhawatiran terpapar (COVID), jadi saya berharap bisa dapat vaksin. Alhamdulillah sekarang sudah dapat, saya lebih tenang, semoga bisa mencegah,” kata Tri Tungga Dewi, usai mendapatkan vaksin COVID di Balai Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras.

Galuh Kustanti (27), ibu hamil lainnya juga mengaku gembira telah mendapat vaksinasi COVID-19 ini. Dia juga mengaku khawatir, jika terpapar Corona mempengaruhi kehamilannya.

“Ini usia kehamilan 31 minggu, kehamilan anak pertama. Saya cari informasi ibu hamil boleh nggak vaksin, ternyata boleh, lalu didata bisa desa. Senang, sekarang lebih tenang,” jelas warga Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras ini.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, Insan Adi Asmono, mengatakan vaksinasi bagi ibu hamil sangat penting. Angka kematian ibu hamil akibat COVID-19 di Boyolali dinilai cukup tinggi. Sehingga Dinkes mengalokasikan vaksinasi bagi para ibu hamil.
Minggu ini alokasi vaksin untuk ibu hamil kita genjot. Sudah dimulai di beberapa tempat,” kata Insan kepada wartawan